USIA TEPAT MENGAJARKAN OLAHRAGA RENANG PADA ANAK

Usia Tepat Mengajarkan Olahraga Renang pada Anak – Pentingnya mengajarkan olahraga renang kepada anak memberikan bekal kepada mereka untuk memiliki kemahiran berenang saat dewasa. Kemampuan berenang ini dapat menyelamatkan mereka dalam kondisi terdesak, seperti menghadapi situasi banjir.

Bisa juga membuat mereka menjadi penolong untuk orang-orang yang membutuhkan. Paling penting adalah adanya manfaat kesehatan yang dapat dirasakan, seperti salah satunya melatih paru-paru untuk dapat bernapas lebih baik dan tinggi badan akan terlihat maksimal.

Beberapa Tahapan Mengajarkan Olahraga Renang

Ada banyak cabang olahraga yang harus diajarkan kepada anak sejak dini. Salah satunya adalah mengajarkan anak olahraga renang dengan instruktur tepat atau metode akurat. Anda bisa mengajarkan anak sendiri dengan melalui lima tahapan berikut:

  1. Kenalkan Anak pada Kolam Renang

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memperkenalkan anak pada kolam renang. Jangan terburu-buru memasukkan buah hati ke dalam air dan berharap mereka cepat mahir, sementara Anda tidak mengajarkan secara tepat.

  1. Ajak Masuk ke Air

Langkah kedua yang harus dilakukan adalah mengajak anak masuk ke dalam air. Sebenarnya dalam keseharian, seperti aktivitas mandi juga mengajak anak masuk ke dalam bak mandi. Namun, karena ukuran kolam biasanya lebih besar maka Anda tetap wajib memperkenalkan.

  1. Belajar Mengapung

Ketiga untuk mengajarkan olahraga renang pada anak, Anda bisa mulai mengajak mereka belajar mengapung. Untuk gerakan ini, orang tua atau instruktur harus siap menopang posisi tubuh si kecil dalam kondisi tengkurap maupun terlentang dalam beberapa menit.

  1. Meluncur di Dalam Air

Setelah buah hati mampu memposisikan diri terlentang maupun tengkurap untuk mengapung, selanjutnya ajarkan mereka untuk meluncur. Untuk hal yang satu ini, posisikan diri Anda sedikit jauh dari dinding kolam.

Kemudian minta anak untuk mengambil posisi tengkurap sambil meluncur dengan posisi kaki menolak dinding. Biarkan buah hati mengarahkan posisi meluncurnya ke posisi Anda berdiri dengan bebas.

  1. Belajar Gerakan Utama

Terakhir, ajarkan berbagai gerakan utama kepada anak berusia 3 sampai 4 tahun. Namun, Anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan anak dalam mengajarkan olahraga renang di gerakan terakhir ini. Pastikan anak sudah siap secara mental agar tidak terjadi trauma.

Saat ini sudah banyak orang tua yang semakin peduli akan kemampuan berenang buah hati. Bahkan ada yang usianya masih hitungan bulan sudah diajarkan berenang di kolam. Semua pilihan orang tua, asalkan sebelumnya sudah berkonsultasi dengan ahli.

Manfaat Berenang yang Harus Anda Ketahui

Bukan sekadar mengikuti trend, membiasakan anak mengasah kemampuan dalam bidang olahraga renang juga memiliki banyak manfaat. Agar tujuan Anda mengajarkan berenang lebih semangat, simak manfaat positif berikut:

  1. Baik untuk Kesehatan

Tentu saja semua jenis olahraga baik untuk kesehatan, begitu juga dengan berenang. Membiasakan atau mengajarkan olahraga renang pada si kecil sangat bagus untuk sistem pernapasan mereka, seperti menjaga kesehatan paru-paru dan juga jantung.

  1. Mengembangkan Keterampilan Sosial

Perkembangan keterampilan sosial si kecil dapat dirasakan apabila buah hati berenang bersama orang lain. Lain hal jika berenang dalam kolam pribadi maka keterampilan sosial ini tidak akan didapatkan sama sekali. Intinya, harus ada interaksi dengan orang lain di kolam.

  1. Melepas Stress

Berenang juga ternyata dapat melepaskan stress akibat pekerjaan maupun faktor penyebab lainnya. Tubuh bisa menjadi lebih sehat dan rileks serta semua pikiran negatif akan terbuang seiring gerakan berenang dari satu sisi ke sisi lain secara bergantian.

  1. Membuat Lebih Percaya Diri

Terakhir, mengajarkan olahraga renang juga dapat meningkatkan kepercayaan diri kepada si kecil. Apalagi ketika di sekolah ada pelajaran berenang maka buah hati Anda sudah tidak perlu khawatir lagi mendapatkan nilai jelek dari guru olahraganya.

Berenang seharusnya menjadi kemampuan dasar semua manusia karena berperan penting saat kondisi terdesak. Namun, faktanya, jangankan anak kecil, orang dewasa saja belum tentu bisa berenang. Faktornya bisa karena malas atau bahkan trauma dan takut akan air.

Tips Aman Mengajarkan Anak Berenang

Anda dapat mengajak buah hati berenang di kolam pribadi jika memilikinya. Tetapi, jika tidak memiliki fasilitas tersebut maka bisa mengunjungi kolam renang umum. Asalkan memenuhi beberapa tips berikut maka metode pengajaran bisa lebih aman:

  1. Tips mengajarkan olahraga renang kepada si kecil pertama adalah penuhi diri atau edukasi diri tentang cara berenang yang baik dan benar
  2. Jika belajarnya di rumah maka Anda dapat mengatur suhu air antara 27 sampai 30 derajat celcius
  3. Jika di luar rumah maka Anda bisa mengoleskan tabir surya untuk melindungi kulit buah hati
  4. Gunakan kolam renang plastik lebih dulu untuk membuat mereka lebih nyaman
  5. Pilih tempat umum dengan keramaian tidak begitu padat agar si kecil lebih nyaman dan belajarnya lebih kondusif
  6. Jangan pernah meninggalkan buah hati sendirian sekalipun mereka sudah bisa dilepas tanpa dipegang lagi

Berbagai tips pengajaran renang di atas mesti dilakukan secara seksama agar si kecil tidak mengalami pengalaman buruk terkait berenang. Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan ahli dalam mengajarkan olahraga renang supaya hasilnya efektif dan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.